Sunday, July 3, 2011

Tips Penjagaan Berat Badan Ketika Hamil

Hasil Penyelidikan: obesiti semasa kehamilan menimbulkan risiko tinggi terhadap kesihatan kanak-kanak yang belum lahir. Anak-anak dari ibu obes dilahirkan sebagai pra-pesakit diabetes atau dengan kecacatan semasa lahir yang serius yang boleh menyebabkan masalah pada buah pinggang atau penyakit jantung, dan beberapa masalah lain.

Untuk menjaga berat badan ideal dan normal, anda boleh mengikut 10 tip berikut :
Timbang berat badan setiap minggu
Setelah memasuki masa stabil, iaitu setelah hilangnya “alahan” (setelah memasuki minggu ke 16), usahakan untuk menimbang berat badan secara teratur minima satu minggu sekali. Jangan lupa catat berat badan setiap kali habis menimbang. Dengan mengetahui kecenderungan pertambahan berat badan yang kurang normal, akan mempermudah tindakan kawalan. Selain itu ini akan sangat berguna setelah bersalin untuk segera mengembalikan berat badan ke asal.

Usahakan pertambahan berat tidak lebih dari 300g setiap minggu. Terutama setelah memasuki minggu ke 20 pertambahan berat cenderung naik setiap minggu. Karena itu bila terjadi pertambahan yang lebih dari 500g dipastikan tidak normal. Untuk itu segera pelajari kembali pola makan atau kebiasaan yang mungkin bisa menyebabkan hal ini.

Jaga pola makan yang teratur dan seimbang
Terutama setelah memasuki masa selesa, ada kecenderungan nafsu makan bertambah secara tiba-tiba. Sehingga diperlukan usaha yang lebih untuk kawal diri. Jangan biarkan diri terbiasa memakan makanan ringan terus menerus. Serta perhatikan pola makan yang teratur, iaitu makan 3 kali sehari secara teratur di waktu yang sama setiap harinya. Juga perhatikan jenis makanan yang diambil, apakah cukup seimbang dan tidak terlalu banyak jenis-jenis tertentu. Kalau perlu buat menu untuk satu minggu.




Makan dengan tenang dan dikunyah dengan baik
Akibat nafsu makan yang besar ada kecenderungan makan dengan cepat dan tanpa dikunyah dengan baik. Ini mengakibatkan naiknya kadar gula darah, sehingga memperlambat rasa kenyang. Akibatnya, rasa kenyang datang terlambat dan terlanjur makan berlebih.

Hindari makanan sejak 3 jam sebelum tidur
Makanan yang diambil beberapa saat sebelum tidur akan diserap dan disimpan di lemak bagian bawah kulit, sehingga menyebabkan kegemukan.

Kurangi konsumsi gula, lemak dan garam
Penyebab utama berat badan berlebihan selama kehamilan adalah akibat pengambilan kalori berlebihan. Untuk itu aneka makanan yang berlemak atau manis-manis sebaiknya dikurangi. Juga perlu diperhatikan pengambilan garam, kerana ini mendorong pengambilan nasi serta penyebab utama pembengkakan.

Catat makanan yang diambil setiap hari
Kawal berat badan dari pengetahuan akan apa dan jumlah makanan yang diambil setiap hari. Dengan memiliki catatan kecil akan makanan yang diambil hingga minggu terakhir misalnya akan mempermudah anda untuk mengetahui penyebab berat yang tidak normal.

Penyebab utama kegemukan : Makanan ringan
Aneka makanan ringan umumnya mengandungi kalori tinggi, gizi tidak seimbang dan kandungan garamnya tinggi. Semua ini merupakan hal-hal utama yang perlu dikurangkan selama masa kehamilan. Tentu saja bukan bererti harus dihindari secara umum, namun perlu dengan dikombinasikan dengan makanan di rumah agar diperoleh gizi yang seimbang.

Bersenam atau melakukan kerja-kerja ringan
Lakukan pekerjaan rumah seperti biasa, seperti menyapu, mencuci piring dan sebagainya. Meski badan terasa berat dengan semakin perut membesar, bukan bererti hanya berbaring atau duduk-duduk saja. Selama tidak ada larangan dari doktor, lakukan gerakan dan kegiatan seperti biasa dan perlu berhati-hati. Selain mencegah kegemukan, ini juga menyegarkan badan.

Hilangkan anggapan harus makan untuk 2 orang
Biarpun hamil dan mengandung bayi, bukan bererti harus makan untuk 2 orang. Ini berpotensi untuk gemuk dan boleh menyulitkan proses bersalin. Lebih dari jumlah makanan, yang perlu diperhatikan adalah mutu makanan, terutama usahakan pengambilan makanan dengan kandungan protein, zat besi dan kalsium yang tinggi.





No comments:

Post a Comment